mnjmn pjk


Manajemen Pajak adalah cara mengelola bagaimana mengendalikan pembayaran pajak agar sesuai dengan Peraturan Perpajakan yang berlaku dan sifatnya menghemat pajak bukan menghindar atau menyelundup Pajak.
Contoh:
Biaya Komersial dalam bentuk Sumbangan secara Fiskal / Pajak bukan Biaya untuk itu perlu mengatur Sumbangan tersebut menjadi Biaya yang dapat di akui Fiskal.

Sunset Policy adalah Kebijaksanaan (policy) sekaligus Kebijakan (wisdom) yaitu Pemerintah tidak akan mengenakan Sanksi Perpajakan dan Pemeriksaan Pajak bagi Wajib Pajak yang melakukan Perbaikan SPT atau mendaftarkan diri sebagai WP sebelum Maret 2009, sehingga tidak akan memberatkan Wajib Pajak.
Cara menyikapinya segera adakan perbaikan SPT atau Pendaftaran Diri sebagai Wajib Pajak sesuai keadaan sebenarnya dan storkan kekurangan Pajak terutang sebagai kewajiban kenegaraan untuk Kesejahteraan dan Pembangunan Bangsa

Angkah – langkah penerapan manajemen perpajakan :

a. Analysis of the existing data base (Analysis informasi yang ada)
Tahap pertama dari proses pembuatan perencanaan pajak adalah menganalisis komponenyang berbeda atas pajak yang terlibat dalam suatu proyekdan menghitung seakurat mungkinbeban pajak yang harus ditanggung.Ini hanya bisa dilakukan dengan mempertimbangkanmasing-masing elemen dari pajak baik secara sendiri-sendiri maupun secara total pajak yangharus dapat dirumuskan sebagai perencanaan pajak yang paling efesien. Adalah juga pentinguntuk memperhitungkan kemungkinan besarnya penghasilan dari suatu proyek danpengeluaran-pengeluaran lain diluar pajak yang mungkin terjadi.Untuk itu seorang manajerperpajakan harus memperhatikan faktor-faktor baik dari segi internal maupun eksternal yaitu:1) Fakta yang relevan2) Faktor pajak 3) Faktor non pajak lainnya
b. Design of one more possible tax plans (Buat satu model atau lebih rencanakemungkinan besarnya pajak)
Model perjanjian internasional dapat melibatkan satu atau lebih tindakan berikut:
1) Pemilihan bentuk transaksi operasi atau hubungan internasional.
2) Pemilihan dari negara asing sebagai tempat melakukan investasi ataumenjadi residen dari negara tersebut.3) Penggunaan satu atau lebih negara tambahan.
c. Evaluating a tax plan (Evaluasi pelaksanaan rencana pajak)
Perencanaan pajak sebagai suatu perencanaan merupakan bagian kecil dari seluruhperencanaan strategik perusahaan. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi untuk melihatsejauh mana hasil pelaksanaan suatu perencanaan pajak terhadap beban pajak. Perbedaan labakotor dan pengeluaran selain pajak atas berbagai alternatif perencanaan. Variable-variabeltersebut akan dihitung seakurat mungkin dengan hipotesis sebagai berikut:
1) Bagaimana jika rencana tersebut tidak dilaksanakan
2) Bagaimana jika rencana tersebut dilaksanakan dan berhasil dengan baik 3) Bagaimana jika rencana tersebut dilaksanakan tapi gagalDari ketiga hipotesis tersebut akan mengeluarkan hasil yang berbeda.Kemudian berdasarkanhasil tersebut barulah dapat ditentukan apakah perencanaan pajak tersebut layak untuk dilaksanakan atau tidak.
d.Debugging the tax plan
(Mencari kelemahan dan kemudian memperbaiki kembali rencana pajak)
Hasil suatu perencanaan pajak harus dievaluasi melalui berbagai rencana yang di buat.Keputusan terbaik perencanaan pajak harus sesuai dengan bentuk transaksi dan tujuanoperasi. Perbandingan berbagai rencana harus dibuatsebanyak mungkin sesuai bentuk perencanaan pajak yang di inginkan. Kadang suatu rencana harus diubah mengingat adanyaperubahan peraturan perpajakan.Tindakan perubahan harus tetap dijalankan, walaupundiperlukan penambahan biaya atau kemungkinan keberhasilan sangat kecil. Sepanjang masihbesar penghematan pajak (
tax saving)
yang bisa diperoleh, rencana tersebut harus tetap di jalankan. Karena bagaimana pun juga kerugian yang ditanggung merupakan kerugianminimal.Jadi tetap akan sangat membantu jika pembuatan suatu rencana disertai denganpemberian gambaran/perkiraan berapa peluang kesuksesan dan berapa potensial laba yangakan diperoleh jika berhasil maupun kerugian potensial jikaterjadi kegagalan.
e . Updating the tax plan (Mutakhirkan rencana pajak)
Meskipun suatu rencana pajak telah dilaksanakan dan proyek juga telah berjalan, namun jugamasih perlu memperhitungkan setiap perubahan yang terjadi baik dari undang-undangmaupun pelaksanaannya di negara dimana aktivitas tersebut dilakukan yang mungkinmempunyai dampak terhadap komponen dari suatu perjanjian, yang berkenan denganperubahan yang terjadi diluar negeri atas berbagai macam pajak maupun aktivitas informasibisnis yang tersedia sangat terbatas. Pemuktahiran dari suatu rencana adalah konsekuensiyang perlu dilakukan sebagaimana dilakukan oleh masyarakat yang dinamis. Denganmemberikan perhatian terhadap perkembangan yang akan datang maupun situasi yang terjadisaat ini, seorang manajer akan mampu mengurangi akibat yang merugikan adanya perubahan,dan pada saat yang bersamaan mampu mengambilkesempatan untuk memperoleh manfaat yang potensial.Perencanaan pajak merupakanlangkah awal dalam manajemen pajak.Manajemen pajak itu sendiri merupakan sarana untuk
memenuhi kewajiban perpajakan dengan benar, tetap ijumlah pajak yang dibayarkan dapatditekan seminimal mungkin untuk memperoleh laba dan likuiditas yang diharapkan.
f.Langkah selanjutnya adalah pelaksanaan kewajiban perpajakan (tax implementation ) dan pengendalian pajak (tax control )
.Pada tahap perencanaan pajak ini, dilakukan pengumpulan dan penelitian terhadap peraturanperpajakan.Tujuannya adalah agar dapa dipilih jenis tindakan penghematan pajak yang akandilakukan. Pada umumnya, penekanan perencanaan pajak (tax planning) adalah untuk meminimalisasi kewajiban pajak baik dengan memenuhi ketentuan perpajakan (lawful)maupun yang melanggar peraturan perpajakan (unlawful), seperti tax avoidance dan taxevasion.Dengan menyusun perencanaan dan manajemen pajak sejak dini perusahaanakanterhindar dari segala hal yang mengakibatkan peningkatan beban pembayaran pajak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: